By. Maria Juliana Meyza Uran (VII E)
Dahulu bumi Pertiwi tertindas gelap,
penjajahan datang membawa penderitaan,
namun, semangat bangsa tak pernah padam.
Para Pahlawan bangkit satu per satu,
mengorbankan jiwa, raga, dan nyawa,
bukan demi harta, bukan pula demi tahta
hanya demi satu kata, MERDEKA!
Tujuh Belas Agustus 1945,
hari bersejarah yang selalu kita kenang.
Bendera Merah-Putih dikibarkan gagah,
suara merdeka bergema keseluruh negri.
Kini kita berdiri bebas dan merdeka
Menikmati damai di bawah langit Indonesia
Namun janganlah pernah lupa pada jasa
Pahlawan yang telah gugur demi negri ini.
Kemerdekaan ini bukan hadiah Cuma-Cuma
Ia dibeli dengan darah dan air mata
Maka jagalah ia dengan segenap jiwa
Jangan sampai terpecah belah oleh perbedaan.
Dari sabang sampai Merauke kita bersatu
Satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air
Mari kita bangun bersama dengan cinta
Agar merdeka, negriku tetap jaya selamanya.