Menu Tutup

Refleksi: Pendidikan sudah mulai Kehilangan Roh dan Spirit, Ibarat Tubuh tanpa Jiwa.

6 Comments

  1. YONAS KAMLASI

    Refleksi yang luar biasa. Saya sepakat. Saatnya untuk kita kembali pada pendidikan yang sesungguhnya, membentuk manusia, bukan mencetak ijazah. Salam Hardiknas untuk keluarga besar Fiat Lux.. Salam dari SPEKACIPTO

  2. Deniss

    Benar sekali guru. Saya sangat setuju jika ruang belajar paling pertama adalah keluarga. Jikaa Keluarga, Guru dan Kepala sekolah berkolaborasi baik, saya percaya akan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia khususnya sekolah kitaa masing_masing 🙏

  3. Sonya Mukin

    Mantap Pak Gusto…salah satunya sekolah juga harus berintegrasi dengan orang tua murid agar selalu sejalan didikan di sekolah dan di rumah. Jangan sampai berkebalikan yg akhirnya mengakibatkan intervensi orang tua juga mempengaruhi mental seorang guru.

    • Giovanni

      Terima kasih ibu guru, sepakat sekali, seperti ada sekat yang membatasi realita antara proses d sekolah yang belum sepenuhnya tercapai atau d teruskan (diulang) di luar lingkungan sekolah, seperti di rumah murid-murid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *