
LiputanFiatLux.com. SMP Katolik Giovanni Kupang merupakan salah satu sekolah swasta terbaik di Kota Kupang, terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan senantiasa terbuka menjalin kerja sama dengan pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur, terkhususnya di Kota Kupang. Menatap Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Katolik Giovanni melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan menargetkan 150 murid untuk 5 kelas bagi kelas VII.
RD. Joannes Paulus Bria, Pr yang ditemui media di ruang kerja disela-sela menjalankan tugas sebagai Kepala Sekolah sekaligus penanggung jawab SPMB SMP Katolik Giovanni Kupang, menyampaikan kiat-kiat atau strategi yang dipakai guna mencapai target SPMB SMP Katolik Giovanni Kupang.
“Kami sudah menyiapkan 5 kelas untuk murid baru kelas VII. Jumlah ini akan memberikan kestabilan bagi guru-guru yang sudah bersertifikasi. Sehingga, ke depannya guru-guru kami bisa bekerja dengan tenang tanpa merasa cemas kekurangan jam mengajar dan berdampak kepada hilangnya hak-hak mereka sebagai tenaga pengajar profesional. Oleh karena itu, proses SPMB menjadi tanggung jawab seluruh guru dan pegawai SMP Katolik Giovanni Kupang,” ungkap Romo Jobri.
“Kami wajibkan setiap guru dan pegawai melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tujuannya jelas yaitu menumbuhkan rasa tanggung jawab akan eksistensi SMP Katolik Giovanni Kupang dari waktu ke waktu. Rasa memiliki dan pengorbanan terhadap lembaga pendidikan ini adalah bentuk komitmen dalam menjaga api pendidikan terus berkobar dalam rahim pendidikan SMP Katolik Giovanni Kupang,” tutur Romo Jobri.

“Saya berharap kiranya ada calon murid baru dari luar daerah yang masuk dan berproses bersama kami. Biaya pendidikan jangan jadi penghalang bagi anak-anak kita untuk memperoleh pengajaran dan pendidikan yang baik. Pendidikan yang berkualitas dan bermutu lahir dari kerelaan hati, bukan dari sikap mengeluh dan protes. Prinsipnya kami siap memberikan yang terbaik dalam pengembangan karakter dan ilmu,” jelas Romo Jobri mengakhiri wawancara bersama tim LiputanFiatLux.com.
Kanis Bara, selaku Ketua Panitia SPMB di SMP Katolik Giovanni Kupang, yang ditemui awak media di ruangan terpisah mengungkapkan harapannya terkait proses sosialisasi yang dilakukan oleh guru dan pegawai agar lebih giat bercerita dari mulut ke mulut tentang proses baik yang terjadi di SMP Katolik Giovanni Kupang. Dengan cerita-cerita tersebut kiranya mampu memotivasi dan mengubah pandangan orang tua untuk beralih memilih SMP Katolik Giovanni Kupang sebagai rumah belajar bagi anak-anak mereka.
“Mari kita bersama-sama berjuang menyukseskan proses SPMB di SMP Katolik Giovanni. Kita mulai dengan cerita-cerita sederhana tentang hal-hal baik di sekolah ini, terutama tentang pentingnya pembentukan karakter di lingkungan sekolah, sebagaimana ciri khas pola pendidikan kita selama ini. Kita juga bisa menggunakan media-media sosial sebagai corong informasi soal SPMB SMP Katolik Giovanni Kupang. Media sosial menjadi wadah yang mampu menjangkau segala aspek dan golongan dalam masyarakat, sehingga memungkinkan informasi yang dimuat tersampaikan dan tepat sasaran,” tutur Kanis Bara yang sehari-hari profesi sebagai guru Mata Pelajaran IPS.
“Untuk biaya masuk pun relatif murah dan bisa dijangkau semua kalangan, hal ini sebanding dengan kualitas pendidikan yang ditawarkan. Ada pun isu-isu yang beredar di masyarakat, bahwa biaya masuk pertama di SMP Katolik Giovanni Kupang menyentuh angka Rp. 10.000.000,00 adalah Hoax yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Di tengah perkembangan arus teknologi dan informasi yang tak terbendung, kejahatan serupa sering kita jumpai, sehingga harapan saya kita bijak dalam menyaring dan menanggapi informasi yang beredar. Untuk berita terupdate perihal SMP Katolik Giovanni Kupang, kita sekalian bisa mengaksesnya melalui website sekolah pada link smpkgiovanni.sch.id, dan ini menjadi satu-satu informasi terpercaya dan akurat,” lanjutnya.

SPMB SMP Katolik Giovanni Kupang akan ditutup jika kuota telah mencapai target yang ditentukan. Sehingga menjadi sebuah keharusan untuk mendaftar sebelum kuota penuh. Untuk prosedurnya, calon murid baru melakukan registrasi (pendaftaran.red) awal melalui link https://bit.ly/smpk_giovanni_pendaftaran, selanjutnya baru dilakukan wawancara bersama Romo Kepala SMP Katolik Giovanni. Waktu wawancara bisa dilakukan selama hari kerja (Senin-Sabtu) dari jam 07.00 – 12.55 bertempat di ruang kerja Romo Kepala SMP Katolik Giovanni Kupang. Selanjutnya melakukan pembayaran ke kantor kas yang berada di lingkungan sekolah pula.
Orang tua harus bijak memilih sekolah terbaik bagi perkembangan putra-putri mereka, karena pendidikan yang baik adalah investasi masa depan, bukan sebatas pada ketersediaan sarana-prasarana yang mewah, tetapi menemukan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan karakter, membentuk pola pikir kritis, dan membentuk rasa empati anak. Pilihlah lingkungan yang mengutamakan proses daripada nilai (angka.red), pilihlah sekolah yang mampu menciptakan rasa aman dalam proses bertumbuhnya, dan pilihlah sekolah yang mampu mengeluarkan setiap potensi dalam diri anak, untuk dipoleshingga berkilau. Semua itu hanya ada di SMP Katolik Giovanni Kupang. (LFL/GD)
#fiatlux #smpkgiovannikupang
#ntt #nttbangkit #nttsejahtera #dinaspkkotakupang #smpkgiovannikupang #yaswarikak